SMK Negeri 1 Amlapura Selenggarakan Pelatihan SMK PK: Perkuat Implementasi Teaching Factory menuju Sekolah Vokasi Unggul

SMK BISA!!!

SMK Negeri 1 Amlapura kembali mengambil langkah maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dengan menyelenggarakan Pelatihan Bantuan SMK Pusat Keunggulan (SMK PK). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 November, ini menjadi salah satu upaya konkret sekolah dalam memperkuat kompetensi guru serta menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan industri masa kini.

Pelatihan tersebut menghadirkan tiga pemateri profesional yang menyampaikan materi mengenai Teaching Factory (TeFa)—sebuah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan proses produksi nyata ke dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan konsep ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengalami langsung proses kerja sebagaimana diterapkan di dunia usaha dan dunia industri.

Setiap sesi berlangsung dengan suasana yang aktif, interaktif, dan penuh semangat. Para guru kejuruan menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pemaparan, diskusi, hingga praktik yang diberikan oleh para pemateri. Banyak ide dan strategi pembelajaran baru yang muncul dan diharapkan dapat langsung diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas maupun unit produksi sekolah.

Tidak hanya memperkaya wawasan, pelatihan ini juga memperkuat komitmen guru dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, relevan, dan berorientasi pada kompetensi nyata. Hal ini sejalan dengan visi SMK Negeri 1 Amlapura sebagai sekolah vokasi yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan industri.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian fibula oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para pemateri dan seluruh guru yang telah berpartisipasi aktif selama pelatihan. Beliau juga menegaskan bahwa implementasi Teaching Factory bukan hanya sebuah program, tetapi sebuah komitmen bersama untuk melahirkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di era yang terus berkembang.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, SMK Negeri 1 Amlapura berharap terjadi percepatan dalam pengembangan unit produksi dan Teaching Factory di lingkungan sekolah. Harapannya, setiap guru semakin siap menghadirkan pembelajaran berbasis proyek dan produksi yang bukan hanya mendidik, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang bermanfaat bagi peserta didik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *