Pasraman Kilat “Kearfian Lokal Berlandaskan Tri Hita Karana”

Budaya dan seni adalah jiwa dari Bali itu sendiri,juga membawa Bali dengan umat Hindu-nya pada aspek ketakwaan dan berkebudayaan sesuai dengan nilai Pancasila. Melalui Pasraman Kilat SMK Negeri 1 Amlapura membawa pendidikan dengan ciri berkebudayaan dan berkearifal lokal membawa marwah ktakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa guna memberikan pendidikan yang bermakna dan mendalam. Prihal ini sesuai dengan konsep pendidikan era sekarang yang memberikan kesempatan belajar dengan esensi penerapan pada lingkungan bermasyarakat di Pulau Bali pada khususnya.

Dengan Membawakan tema “Kearifan Lokal Berlandaskan Tri Hita Karana” dharapkan membawa murid pada konsep besar Agama Hindu yakni Parahyangan (Menjaga hubungan antara Tuhan dan umat manusia), Pawongan (menjaga hubungan Hrmonis antar umat manusia), dan Palemahan (Menjaga hubungan saling menjaga antara umat manusia dengan lingkungan). Tema besar tersebut juga selaras dengan pergerakan Bali Era Baru yang di gagas oleh pemerintah provinsi Bali, dengan demikian SMK Negeri 1 Amlapura melalui Pasraman Kilat menyongsong masa depan yang dicita-citakan. “Kearifan Lokal Berlandaskan Tri Hita Karana” diambil sebagai upaya memberikan kesempatan bagi peserta didik mengenal makna kegiatan budaya yang dilakukan dalam lingkup masyrakat dengan sudut pandang yang lebih luas yakni berkarya, mengenal, dan memahami bagaiamana budaya, bersosial dan berkeagamaan dari sudut pandang pendidikan itu sendiri. Pasraman Kilat digerakkan oleh guru Agama, Guru Seni, dan Guru Bahasa Bali, serta dengan ketua panita wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Bapak I Made Yuliarsana, S.S . Tidak terlepas juga guru wali dan segenap keluarga SMK Negeri 1 Amlapura guna mewujudkan tercapainya Tema besar “Kearifan Lokal Berlandaskan Tri Hita Karana”.

Pasraman kilat diselenggarakan pada tanggal 7 dan 9 Juli 2025 yang melibatkan murid kelas XI SMK Negeri 1 Amlapura. Pasraman kilat dibuka oleh wakil kepala sekolah bidang Hubungan Masyarakat Bapak I Gede Subratha. “Melalui pasraman kilat ini kita merasakan dan memahami bagaimana konsep Tri Hita Karana menjadi pondasi kita dalam berbudaya dan menjadi umat manusia yang sosialis serta rukun, mari maknai bersama agar tidak hanya menajadi kegiatan belaka namun memiliki makna yang besar dalam benak kita masing masing” Bagitulah sambutan yang sekaligus membuka kegiatan Pasrman Kilat tahun 2025 di SMK Negeri 1 Amlapura. Kegiatan dilakukan dengan agenda membuat sanggah cucukan, kalngsah, sengkui, majejahitan, tabuh, Tari, kegiatan menulis aksara Bali dan lain sebagainya.

SMK Negeri 1 Amlapura disamping dengan akselerasi kemajuan teknologi dan budaya internasional, juga kesiapan menerima setiap mandat dari pendidkan provinsi, SMK Negeri 1 Amlapura tetap membawa budaya dan kearifan lokal sebagai bekal masa depan Murid dan masa depan bangsa itu sendiri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *